REVIEW FILM: BISIKAN IBLIS - Bakul Kopi

Bakul Kopi

Hanya penjual kopi di pinggir kali yang berusaha memperbaiki diri

Sunday, 16 September 2018

REVIEW FILM: BISIKAN IBLIS

Sumber: Google (Nunasaindo)


Perfilman Indonesia selalu sukses membuat pecinta horor berbondong-bondong memenuhi bioskop tanah air. Pekan ini, salah satu film  terbaru yang sudah tayang sejak 13 September 2018 kemarin berjudul Bisikan Iblis.

Film ini menceritakan tentang seorang anak bernama Nany yang memiliki kemampuan melihat setan. 

Ketika berumur delapan tahun, dengan matanya sendiri, Nany melihat Mamanya dibunuh oleh iblis hitam. Iblis itu menarik tubuh  Mamanya ke atas hingga mati. Nany yang masih kecil kemudian bersembunyi ke dalam lemari kamar agar tak terlihat oleh iblis itu.

Hingga berusia 16 tahun, Nany masih belum bisa melawan rasa takutnya. Dia masih saja bersembunyi di dalam lemari kamar. Sang ayah tak henti-hentinya memberi semangat agar Nany bisa melawan rasa takutnya itu.

Nany akhirnya mencoba melawan rasa takut itu dengan cara memilih melanjutkan sekolah ke SMA umum. Tak tanggung-tanggung, dia juga memilih untuk tinggal di asrama. Jauh dari sang ayah yang selama 16 tahun menjaganya. Asrama yang dipilih Nany bernama Asrama Erly, tempat almarhumah Mamanya bersekolah.

SMA Erly adalah salah satu sekolah yang selalu mendapat predikat sebagai sekolah terbaik nasional selama tiga tahun berturut-turut. Kepala sekolahnya bernama Bu Emil.

Di SMA Erly, Nany memiliki sahabat baik bernama Shila. Ada juga dua siswi yang selalu berbuat jahat kepadanya bernama Violet dan Helda.

Ketika pelajaran Kimia berlangsung, Nany mendapat bisikan-bisikan gaib dari iblis. Dari dahi Helda, Nany melihat sebuah tanda misterius yang membuatnya ketakutan. Shila kemudian membawa Nany ke UKS. 

Esok harinya, SMA Erly dihebohkan dengan ditemukannya mayat Helda yang tampak seperti gantung diri. Semua siswi dan guru berusaha memecahkan kasus yang dialami oleh Helda tersebut.

Kejadian serupa kemudian dialami oleh Violet. Di dahinya, Nany juga melihat tanda misterius itu diiringi dengan bisikan-bisikan menyeramkan. 

Di asrama, Nany memiliki teman kamar baru bernama Egi. Egi hadir untuk membantu Nany dan Shila dalam memecahkan misteri siswi-siswi di SMA Erly yang selalu mati mengenaskan. Arwah Helda dan arwah korban lainnya kemudian memberi petunjuk kepada Nany tentang kematian mereka. Satu per satu mulai terpecahkan.

Tak ada yang tahu bahwa ternyata Egi sudah meninggal ketika masih sekolah di SMA Erly. Egi menceritakan bahwa dulu, dia adalah sahabat dari Mama Nany yang bernama Sovia. 

Bisikan Iblis sukses membuat penontonnya fokus dalam menikmati cerita. Selain karena mengambil pemain-pemain yang masih muda, latar di film ini juga masih terlihat klasik. 

Selain bercerita tentang pembunuhan, Film Bisikan Iblis juga bercerita tentang persahabatan dan kasih sayang orangtua. Walaupun memang caranya salah.

Film ini lebih cocok ditonton oleh para pecinta horor yang masih pemula. Kalau untuk yang sudah kecanduan, saya rasa kurang. Adegan drama di film Bisikan Iblis lebih banyak daripada adegan menyeramkan. 

Buat kalian yang penasaran dengan ceritanya, silakan tonton film Bisikan Iblis di bioskop kesayangan anda. Sudah mulai tayang sejak 13 September 2018.

7 comments:

  1. Spoiler Caaak, ada endingnyaaa >d<
    aku pilih nonton Dilan saja, wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😂 salah ya itu .... nyahahaha gapernah nulis gituan

      Delete
  2. 😂😂 lengkap ya ceritanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😂 aww terlalu lengkap ya? Baru pertama bikin ginian.

      Delete
  3. Bukan salah cak, cuma horor dan ngebacanya pas malem2 T.T T.T
    aku pernah liat ginian soalnya. Trus pas pengabdian di desa gtu, asli banyak bets praktik2 pesugihan. Jadi keinget. Emg kyk gtu beneran ada. Tapi klo soal tumbalnya mati gtu, wallahualam. :( kasian yaa

    ReplyDelete

Pages