TRADISI YASINAN - Bakul Kopi

Bakul Kopi

Hanya penjual kopi di pinggir kali yang berusaha memperbaiki diri

Tuesday, 20 March 2018

TRADISI YASINAN





Tradisi Yasinan adalah membaca surah Yasin secara bersama-sama. Baik membacanya secara sendiri-sendiri di tempat yang sama, atau membacanya dengan dipimpin oleh seorang pemandu. Biasanya tradisi Yasinan ini dilakukan setiap malam Jumat. Tapi ada juga yang malam Ahad, tergantung kesepakatan dengan masyarakat juga.

Bacaan surah Yasin biasanya dihadiahkan kepada orang-orang yang sudah meninggal dunia. Ada pula yang membacanya di samping orang yang akan menghadapi kematian. Ada pula yang membacanya di makam para wali, ulama, atau pun orangtua.

Ada banyak hadis shahih yang menerangkan keutamaan surah Yasin, antara lain yang disebutkan oleh Imam Ibnu Katsir, salah satu murid terbaik Syekh Ibnu Taymiyyah al-Harrani. Ini kami kutip dari buku berjudul ASWAJA Pedoman untuk Pelajar, Guru, dan Warga NU.

"Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa membaca surah Yasin pada malam harinya, maka ia diampuni pada pagi harinya. Dan barangsiapa membaca surah Ha Mim yang disebut di dalamnya kata ad-Dukhan maka diampuni pada pagi harinya." (H.R. Abu Ya'la dengan sanad jayyid [shahih])

"Dari Jundab ibn Abdullah, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, Barangsiapa membaca surah Yasin pada malam hari karena mencari ridha Allah, maka ia diampuni." (H.R. Ibnu Hibban di dalam kitab Shahih-nya)

"Ma'qil ibn Yasar berkata, 'Rasulullah saw. bersabda, 'Bacakanlah Yasin kepada orang-orang kalian yang meninggal'." (H.R. Ahmad)

Demikian sebagian hadis-hadis yang disebut oleh Imam al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Setelah melihat hadis-hadis sahih tersebut, beliau berkata:

"Karena ini sebagian ulama berkata, di antara kekhususan surah Yasin ini adalah bahwa apabila surah Yasin dibaca ketika menghadapi persoalan yang sulit, maka Allah akan memudahkannya. Membaca surah Yasin di samping orang yang meninggal seakan-akan bertujuan turunnya rahmat dan berkah serta memudahkan keluarnya roh orang tersebut. Wallahu a'lam. 
Imam Ahmad Ibn Hanbal berkata, 'Abu al-Mughiroh mengabarkan kepada kami, ia (Shafwan) berkata, 'Para guru selalu berkata, 'Apabila surah Yasin dibaca di samping orang yang meninggal, maka akan meringankan bebannya'." (Ibnu Katsir, Tafsir Al-Quran al-'Azhiim, XI/342-343)

Berkaitan dengan keutamaan surah Yasin, Syekh Ibnu Qayyim al-Jawziyyah, murid terdekat Syekh Ibnu Tamiyyah, juga mengatakan:

"Dari al-Hasan ibn al-Haytsam, ia berkata, 'Aku mendengar Abu Bakar ibn al-'Athrusy berkata, 'Ada seorang laki-laki yang rutin mendatangi makam ibunya dan membaca surah Yasin. Pada suatu hari ia membaca surah Yasin di makam ibunya, kemudian berkata, 'Ya Allah, apabila Engkau berikan pahala bagi surah ini, maka jadikanlah pahalanya pahalanya bagi semua penghuni kuburan ini.' Pada hari Jumat berikutnya, seorang perempuan datang dan berkata kepada laki-laki itu, 'Kamu Polan ibnu Polanah?' Ia menjawab, 'Ya.' Perempuan itu berkata, 'Aku punya anak perempuan yang telah meninggal. Lalu aku bermimpi melihatnya duduk-duduk di makamnya. Aku bertanya, 'Kamu kok bisa duduk-duduk di sini?' Putriku menjawab, 'Sesungguhnya Polan ibnu Polanah datang ke makam ibunya. Ia membaca surah Yasin dan pahalanya dihadiahkan kepada semua penghuni makam ini. Kami dapat bagian rahmatnya. Atau kami diampuni dan semacamnya'." (Ibnu Qayyim al-Jawziyyah, ar-Ruh, h. 187)

Berdasarkan hadis-hadis di atas, maka dapat kita pahami bahwa Yasinan tidaklah dilarang, bahkan dianjurkan. Ada pun bagi mereka yang menentang, pasti juga ada dasarnya sendiri.

Wallahu a'lam. Semoga bermanfaat.

2 comments:

Pages