BUTUH LIBURAN? NAIK GUNUNG AJA YUK! - Bakul Kopi

Bakul Kopi

Hanya penjual kopi di pinggir kali yang berusaha memperbaiki diri

Wednesday, 9 October 2019

BUTUH LIBURAN? NAIK GUNUNG AJA YUK!


Kali ini, aku mau cerita tentang pendakian yang aku lakukan bersama teman-teman Jombang beberapa waktu lalu. Pendakian ini kami lakukan di Gunung Butak, Malang. Baiklah, jika kamu belum pernah dengar tentang gunung ini, simaklah beberapa informasi berikut.

Tentang Gunung Butak
Gunung Butak adalah salah satu gunung tidak aktif yang berada di Jawa Timur. Gunung Butak berdekatan langsung dengan beberapa gunung, seperti Arjuna, Kawi, dan Panderman. Memiliki ketinggian 2868 MDPL, namun juga memiliki track yang cukup susah.

Gunung Butak memang belum seterkenal gunung lainnya, tetapi gunung ini memiliki daya tarik yang luar biasa bagi para pendaki. 


Jalur Menuju Gunung Butak
Gunung Butak saat ini memilik dua jalur resmi. Pertama adalah via Panderman, dan yang kedua adalah Sirah-Kencong, Blitar. Panderman adalah jalur yang paling sering digunakan oleh para pendaki.

Jalur Panderman berada di kawasan Malang. Biaya tiketnya adalah Rp7.000. Ini merupakan jalur masuk Gunung Butak dan Gunung Panderman.

Pertama, pendaki akan melewati jalan berpaving, kemudian ada percabangan jalan. Ke kiri adalah jalan menuju Gunung Panderman, sedangkan kanan adalah Gunung Butak.
Walaupun ketinggiannya hanya 2868 MDPL, namun track Gunung Butak tak boleh diremehkan. Lama perjalanan menuju puncak bisa berkisar antara 6-14 jam, tergantung waktu istirahat.

Berbeda dengan gunung-gunung lainnya, Gunung Butak tidak memiliki pos istirahat berupa gubuk. Biasanya para pendaki mencari lahan yang cukup luas untuk beristirahat sambil makan.
Track yang mudah namun cukup melelahkan adalah sebelum menuju puncak. Banyak batu, jalurnya berkelok dan masih tertutup pepohonan.

Keistimewaan Gunung Butak
1. Memiliki sunrice yang indah
Sunrice memang jadi idola bagi para pendaki. Ketika di atas gunung, warna langit oranye kemerahahan tampak sangat jelas.
2. Area puncaknya luas
Area puncak di Gunung Butak cukup luas, sehingga bisa ditempati untuk banyak pendaki. 
3. Memiliki savana yang indah
Savana Gunung Butak berada dekat dengan puncak. Biasanya savana ini dipakai pendaki untuk mendirikan tenda. Selain karena tempatnya yang cukup luas, savana adalah spot yang sangat bagus untuk berfoto. Selain itu, di savana ini ada sumber air yang cukup banyak.

Naik Gunung Butak tidak disarankan ketika musim hujan. Ketika musim hujan, jalur akan lebih licin. Karena banyak jalur yang sempit dan langsung berada di dekat jurang, maka keadaan begitu sangat berbahaya bagi pendaki.

Baca juga : Terjebak Badai di Gunung Merbabu

Berikut adalah cuplikan pendakian Gunung Butak beberapa waktu lalu.


____________________
Bogor, 09 Oktober 2019

14 comments:

  1. Pengen liburan ke gunung...tapi takut...

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan takut, itu berat. Biar aku saja!

      Delete
  2. Aku kuat ndak ya naik gunung, hehehe. Secara aku gendut, pasti ngos ngosan di tengah pendakian.

    ReplyDelete
  3. pengen naik gunung tapi gak ada temennya -_-

    btw sunrice itu nasi gunung ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ishhh bukan! rice itu banyak artinya. Bukan cuma nasi.
      sunrice itu padi gunung. ^_^

      Delete
  4. Kak lutfi keren, udah banyak naik gunung

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih banyak pas nggk di gunung kok mbk ...

      Delete
  5. Bagus sekali Kakak, #semangat

    ReplyDelete
  6. Aah...tulisannya kak lutfi selalu buat iri aja nih. Jadi pengen naik gunung lagi hehe

    ReplyDelete

Pages