5 TIPS AGAR KAMU BETAH TINGGAL DI PESANTREN - Bakul Kopi

Bakul Kopi

Hanya penjual kopi di pinggir kali yang berusaha memperbaiki diri

Wednesday, 3 October 2018

5 TIPS AGAR KAMU BETAH TINGGAL DI PESANTREN


Semua orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya. Bagi pemeluk agama Islam, salah satu cara agar anak menjadi muslim yang baik adalah dengan memasukkannya ke pesantren.

Apakah orangtua kalian juga demikian?

Jika iya, maka simaklah tips-tips berikut agar kamu betah tinggal di pesantren.


1. Carilah banyak teman

Tak sedikit santri-santri pensiun karena ketika di pesantren, mereka kesepian. Akhirnya, mereka memilih pulang dan tak melanjutkan pendidikan di pesantren. Alasannya, ada banyak teman di rumah.

Bagi anak yang susah dalam bergaul, mungkin ini adalah cara yang tidak gampang. Jika demikian, maka cara yang harus dilakukan adalah dengan mendekati santri lain. Mendekat saja. Tidak perlu bercakap-cakap di awal. Jika sudah mendekat, maka jika diam, akan lebih canggung. Lama-lama akan terjadi komunikasi.

Jika sudah memiliki teman, maka bercerita tentang kesedihan di pesantren akan lebih nyaman.

2. Jangan suka menyendiri

Jika sudah memiliki banyak teman, maka jangan suka menyendiri. Sebab, ketika menyendiri, rasa rindu kepada keluarga dan lingkungan rumah akan datang. 

Cari suasana yang bisa menghibur diri.

3. Cari kegiatan positif yang menghibur

Mencari kegiatan positif adalah salah satu cara jitu untuk menghindari ketidahbetahan tinggal di pesantren. Apalagi, jika kegiatan itu menghibur.

Untuk santri putra, biasanya bisa dilakukan dengan bermain futsal tiap sore, ikut kerja bakti, atau ikut bersalawat banjari jika memang ada. Untuk santri putri, bisa dengan berdiskusi bersama santriwati lainnya.

4. Jangan rakus dan boros
Sumber: m2phm

Salah satu penyebab santri dijauhi santri lain adalah karena rakus. Mengambil jatah makan paling banyak sendiri. Apalagi, jika pesantren menyediakan menu yang menggoda.

Selain rakus, sifat boros juga harus dihindari. Beberapa pesantren biasanya memberi jatah bulanan kepada santri. Maka, langkah yang harus dilakukan adalah menghemat pengeluaran. 

5. Membersihkan niat

Tips kelima ini mungkin yang paling susah. Apalagi, jika masuk ke pesantren karena paksaan orangtua. Namun, ini memang harus dilakukan. Sebab jika niat sudah lurus, maka melakukan apapun selama di pesantren akan jadi lebih ikhlas. Tidak ada yang namanya terpaksa. Semua akan berjalan sebagaimana mestinya.


Nah ... tips di atas saya kumpulkan dari berbagai cerita teman-teman santri saya. Semoga bermanfaat.

12 comments:

  1. Tips yang super dan sangat bermanfaat!

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Iya, teman saya, Mas. Saya intip diarynya

      Delete
  3. keren tips nya. Bisa buat bekal anakku nanti

    ReplyDelete
  4. Kayaknya seru yah hidup di pesantren, agak nyesel sih dulu aku gak mau disuruh mondok

    ReplyDelete
  5. waaaa salah satu mentor nulisku, mb muyassaroh juga dari pesantren. semangat mas Lutfi nanti juga bisa jadi salah satu penulis hebat dengan background santrinya!

    ReplyDelete

Pages