BANG SYAIHA, SEORANG YANG RAMAH DAN PENUH MOTIVASI - Bakul Kopi

Bakul Kopi

Hanya penjual kopi di pinggir kali yang berusaha memperbaiki diri

Sunday, 5 November 2017

BANG SYAIHA, SEORANG YANG RAMAH DAN PENUH MOTIVASI



Saya ingin menulis sebuah cerita tentang seorang penulis yang mungkin sudah banyak dikenal oleh kalangan penulis lainnya. Namanya adalah Syaiful Hadi, hanya saja lebih populer dengan sebutan Bang Syaiha. Bang Syaiha adalah seorang pria penuh inspirasi yang lahir di salah satu provinsi bagian selatan bumi Andalas, Bengkulu.

Bang Syaiha lahir pada tanggal 3 April 1986. Tanggal ini sangat unik karena sama seperti tanggal pernikahannya dengan istri tercinta. Kisahnya ketika mempersunting sang istri sangat unik dan menghibur, barangkali lain kali saya akan menceritakannya di postingan lain.

Prestasi pendidikan Bang Syaiha sangat luar biasa. Saat masih sekolah, Bang Syaiha sering sekali meraih kejuaraan olimpiade. Sebut saja juara 1 Olimpiade Kimia se-provinsi Bengkulu. Itu adalah satu dari sekian banyak prestasi yang diraihnya.

Kekurangan adalah kelebihan baginya.
Mungkin banyak yang sudah tau bahwa penulis yang satu ini adalah seorang penderita penyakit polio. Kaki sebelah kanannya diberikan keistimewaan ukuran oleh Allah.

Waktu kecil, saya sangat takut jika melihat orang yang jalannya berbeda. Inilah yang saya khawatirkan ketika melihat Bang Syaiha. Kasihan! Jangan sampai anak-anak kecil memiliki pemikiran yang sama dengan saya waktu masih kecil.

Setelah mendengar banyak sekali cerita dari orang-orang di sekelilingnya, rasa khawatir itu justru berubah menjadi rasa kagum. Bang Syaiha nyatanya banyak disenangi oleh anak-anak kecil  berkat ide-ide kreatifnya.

Penyakit polio itu menjadi motivasi baginya untuk membuktikan bahwa sukses itu bukan karena bagian tubuh kita lengkap dan sempurna.

“Allah memberi kita satu tangan, itu sudah merupakan harta yang sangat tak ternilai harganya,” katanya.

Bang Syaiha memang tak pernah main-main dalam berkata. Dengan kekurangan yang dimilikinya itu, beliau mampu menyihir orang yang harusnya mencaci menjadi memuji. Saat ini beliau telah menulis 6 buku, diantaranya 4 antologi dan 2 novel solo. Tentunya teman-teman sudah tahu 2 novel tersebut adalah Sepotong Diam dan Masih Ada.

Selain menulis, beliau juga sering mengisi beberapa kegiatan pelatihan. Dari salah satu kegiatan pelatihan yang dihadirinya itulah akhirnya beliau bisa bertemu dengan seorang bidadari cantik yang kemudian menjadi istrinya.

Kegiatan Bang Syaiha
Dulu Bang Syaiha adalah seorang guru Kimia dan Matematika pada sebuah sekolah yang dinaungi oleh Dompet Dhuafa. Sebenarnya cita-citanya bukanlah menjadi seorang guru. Katanya percuma sudah kuliah di Teknologi Pangan IPB yang merupakan jurusan favorit, tapi cuma menjadi guru. Namun ternyata Allah memang memberi cerita yang lebih indah.

Sekolah yang diajar Bang Syaiha tadi sempat bertempat pada sebuah rumah mungil di sebuah perumahan kota Bogor. Disana kemudian BangSyaiha bertemu dengan seorang pengusaha muda yang bisa dibilang cukup sukses.

Pertemuan itu melahirkan sebuah ide untuk membentuk sebuah sekolah non formal untuk pemuda yang tidak bisa melanjutkan pendidikan setelah SMA. Akhirnya BangSyaiha resign menjadi guru dan memilih fokus membina sekolah sosialnya tadi, Pesantren Rumah Muda namanya.

Disini kami diajarkan banyak hal. Mulai menghafal Al-Quran, Fiqh, desain grafis, blogging, bahkan bisnis online. Tak hanya itu, saya dan teman-teman lain yang merupakan peserta didiknya di Pesantren Rumah Muda juga diberikan semangat yang sangat luar biasa untuk menjalani kerasnya hidup. Kisah demi kisah yang beliau berikan menjadi motivasi bagi kami untuk lebih semangat dalam hidup.


Karena dibatasi 500 kata, mungkin lain kali saya lanjutkan kembali.

14 comments:

  1. Tulisan kamu bagus. Enak dibaca. Bener2 anak abang nih..

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Bang Syaiha kalo dilihat-lihat mirip dengan Ust. Salim A.Fillah ya MasyaAllah

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo menurut saya sih mirip sama pak Syaiful Hadi malah

      Delete
  4. Mantap, Bang Syaiha emang keren, Barakallah Bang Syaiha..

    ReplyDelete
  5. Insfiratif,,, bang syaiha mampu menjadikan kekurangan sebagai kelebihan.

    ReplyDelete
  6. Mantapp... Ditunggu lanjutannya ^_^

    ReplyDelete
  7. keren nih tulisannya, lanjutannya boleh segera di share :)

    ReplyDelete
  8. Bingung mau komen apaan....

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete

Pages